8+ Contoh Surat Teguran untuk Berbagai Keperluan

Contoh Surat Teguran  - Menjalani sebuah profesi memang membutuhkan suatu konsistensi, komitmen, serta kontinuitas. Apalagi jika kita adalah seorang karyawan pada sebuah perusahaan. Tentu kita harus mentaati segala peraturan yang berlaku pada perusahaan tersebut. Kita juga harus berkomitmen pada kontrak perjanjian yang telah kita sepakati di awal ketika kita masuk menjadi karyawan di perusahaan tersebut. Sama halnya jika kita bekerja pada instansi resmi negara atau pemerintahan. Sudah seharusnya kita menerapkan sikap disiplin setiap harinya, baik dari segi loyalitas maupun profesionalisme dalam bekerja. Dengan menerapkan sikap disiplin dan profesionalisme yang tinggi, kita akan mampu membuat atasan atau bos kita bangga terhadap hasil kerja kita dan menaruh kepercayaan yang tinggi kepada kita.

Namun terkadang ada beberapa orang atau pihak yang melakukan kelalaian atau tindakan indisipliner dalam sebuah instansi atau perusahaan. Jika hanya sesekali melakukan kelalaian tersebut mungkin masih dapat dimaklumi karena setiap orang pasti pernah melakukan suatu kesalahan. Namun apabila tindakan tersebut dilakukan secara berulang-ulang atau dalam waktu yang lama, orang yang bersangkutan tentu harus diberikan sebuah teguran atau peringatan. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberikan teguran atau peringatan kepada seseorang. Misalnya dengan memberikan peringatan secara lisan kepada orang yang bersangkutan. Namun kelemahannya adalah banyak orang yang akhirnya tidak mengindahkan teguran secara lisan ini. Jika sudah seperti ini maka seorang pimpinan atau atasan harus memakai cara lain untuk menegur atau memberi peringatan kepada orang tersebut. Cara lain yang dapat dilakukan dan sekaligus akan menjadi bahan pembahasan dalam artikel kali ini adalah Surat Teguran atau Surat Peringatan.

Surat Teguran atau Surat Peringatan adalah surat yang dibuat atau dikeluarkan oleh suatu instansi atau perusahaan dan ditujukan kepada seseorang atau pihak-pihak yang melakukan tindankan indisipliner, melanggar peraturan yang berlaku dalam perusahaan atau instansi tersebut, atau melakukan kelalaian dari komitmen yang telah disepakati sebelumnya. Surat ini bertujuan agar si pembuat pelanggaran dapat menyadari kesalahannya dan segera memperbaiki diri agar tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari. Tujuan lainnya adalah untuk mengingatkan kembali kepada si pelanggar mengenai hal-hal yang telah disepakati bersama. Surat Teguran atau Surat Peringatan ini juga merupakan perwujudan dari sikap tegas para pimpinan atau atasan kepada karyawan mereka. Juga sebagai contoh nyata kepada karyawan dan karyawati lainnya apabila mereka melakukan suatu kelalaian.

Untuk masalah teknis pembuatan Surat Teguran atau Surat Peringatan ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan membuatan surat-surat lainnya. Hanya saja yang harus diperhatikan adalah, meskipun ini merupakan suatu bentuk peringatan atau teguran, tetapi kita tetap harus menggunakan kata-kata yang sopan dan harus menghindari penggunaan kata-kata yang kasar. Dengan tujuan agar agar orang yang diberikan peringatan tidak tersinggung atau malah berbalik melawan kita. Adapun beberapa poin penting yang harus kita perhatikan dalam menyusun sebuah Surat Teguran atau Surat Peringatan, antara lain :

1. Kepada siapa Surat Teguran atau Surat Peringatan tersebut diberikan?
2. Pelanggaran apa yang telah dilakukan oleh orang tersebut?
3. Sanksi apa yang akan diberikan kepada si pelanggar dan sebutkan juga masa berlaku dari sanksi tersebut.

Tanpa berlama-lama dan berbicara panjang lebar mengenai teori dari Surat Teguran atau Surat Peringatan ini, berikut langsung saja para pembaca menyimak baik-baik bagaimana bentuk dari Surat Teguran atau Surat Peringatan itu sendiri pada beberapa contoh yang akan saya berikan :

Contoh Surat Teguran Kepada Kontraktor



KOPS SURAT
***********************************************************************
Yogyakarta, 23 November 2015
Nomor : 123/SP-1/IV/15
Lampiran : -
Hal : Peringatan I(Keterlambatan Pekerjaan)
Yang terhormat,
Direktur Utama
PT. Bangun Mandiri Sejahtera Abadi Jaya
Jalan Mataram 45, Sleman
Yogyakarta

Dengan hormat,
Sehubungan dengan telah dimulainya Proyek Pekerjaan Perbaikan Jalur Lingkar Utara di daerah Sleman, Yogyakarta, yang dilaksanakan oleh PT. Bangun Mandiri Sejahtera Abadi Jaya atas Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Sleman, Yogyakarta Nomor : ...../...../...../..... tanggal 1 November 2015, maka dengan ini kami melihat terjadinya keterlambatan pekerjaan sampai minggu ke III (terhitung tanggal 3 – 21 November 2015) yaitu sebesar 23,45 %(minus). Dan menurut pengamatan yang telah kami lakukan dilapangan, keterlambatan tersebut disebabkan oleh :

1. Kurangnya tenaga(tukang) sehingga beberapa item pekerjaan yang seharusnya sudah dilaksanakan ternyata belum dilaksanakan sampai saat ini.
2. Tidak sesuainya durasi kerja seperti yang telah disepakati bersama di awal perjanjian.

Selanjutnya kami instruksikan kepada Kontraktor agar segera berupaya memacu pekerjaan untuk mengejar keterlambatan pekerjaan tersebut dengan menambah tenaga (tukang) dan menyesuaikan durasi pekerjaan seperti yang telah tercantum pada surat perjanjian.



Demikian peringatan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,
Kepala Dinas Tata Kota Sleman


(nama lengkap)

Contoh Surat Teguran Untuk Karyawan Swasta

PT. BANGUN MANDIRI SEJAHTERA ABADI JAYA
Jalan Mataram 45, Sleman, Yogyakarta
Telepon : 0295-000-0000, Fax : 0295-000-0000
Web : http://www.bmsaj.com
SURAT PERINGATAN I
Nomor : ...../...../...../...../.....
Surat Peringatan ini ditujukan kepada :
Nama : Eka Ahmad Feri Setiawan
Jabatan : Staff Produksi
Surat Peringatan ini dikeluarkankan berdasarkan bukti bahwa Saudara Eka Ahmad Feri Setiawan telah melakukan pelanggaran berupa :
1. Tindakan indisiplin, terlambat masuk kerja selama lebih dari 3 kali dalam kurun waktu satu bulan.
2. Terbukti telah meninggalkan tempat kerja sebelum waktu kerja berakhir tanpa pemberitahuan yang jelas dan sudah lebih dari 5 kali bulan ini.
Sebagai seorang karyawan Saudara Eka Ahmad Feri Setiawan seharusnya mampu mentaati tata tertib kerja yang berlaku di perusahaan ini dan bersedia untuk tiba di lokasi kerja pada waktu yang telah ditentukan, serta tidak diperkenankan untuk meninggalkan lokasi kerja sebelum berakhirnya waktu kerja sebagaimana yang telah tercantum dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK) yang telah disepakati sebelumnya.
Tujuan Pengeluaran Surat Peringatan :
Tujuan dikeluarkannya surat peringatan ini adalah untuk memberikan pengarahan sekaligus peringatan kepada Saudara Eka Ahmad Feri Setiawan agar bersedia melaksanakan tata tertib yang berlaku di perusahaan ini dan tidak melakukan kesalahan yang dapat merugikan pihak perusahaan.
Pemberian Sanksi :
Sehubungan dengan tindakan indispliner yang Saudara Eka Ahmad Feri Setiawan lakukan, maka pihak perusahaan memberikan sanksi kepada Saudara Eka Ahmad Feri Setiawan berupa larangan untuk menggunakan fasilitas perusahaan yang meliputi :
1. Kendaraan Iventaris Perusahaan
2. Peralatan Elektronik Perusahaan
Sanksi yang diberlakukan kepada Saudara Eka Ahmad Feri Setiawan mulai berlaku periode tanggal 24 November 2015 sampai dengan 25 Desember 2015.
Demikian Surat Peringatan ini dikeluarkan untuk dapat dijadikan sebagai bahan perhatian dan diharapkan supaya Saudara Eka Ahmad Feri Setiawan dapat memaklumi hal tersebut serta segera memperbaiki kinerjanya. Atas perhatian dan kerja samanya kami ucapkan terima kasih.
Yogyakarta, 23 November 2015
Direktur Utama
PT. Bangun Mandiri Sejahtera Abadi Jaya

(nama lengkap)

Contoh Surat Peringatan 1 Untuk Guru

Contoh Surat Peringatan 1 Untuk Guru
Contoh Surat Peringatan 1 Untuk Guru

 Contoh Surat Peringatan Organisasi


Contoh Surat Peringatan Organisasi
Contoh Surat Peringatan Organisasi

 Contoh Surat Peringatan Sekolah

 Contoh Surat Peringatan Sekolah
 Contoh Surat Peringatan Sekolah

 Contoh Surat Teguran Dinas

Contoh Surat Teguran Dinas
Contoh Surat Teguran Dinas

 Contoh Surat Teguran Perangkat Desa

 Contoh Surat Teguran Perangkat Desa
 Contoh Surat Teguran Perangkat Desa

 Contoh Surat Teguran Pns yang melanggar

 Contoh Surat Teguran Pns yang melanggar
 Contoh Surat Teguran Pns yang melanggar
Demikian Contoh Surat Teguran yang baik dan benar. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel